Puisi Rindu : Merindukanmu Lewat Beberapa Pesan "Edisi Arjuna Linglung"

Puisi Rindu : Merindukanmu Lewat Beberapa Pesan "Edisi Arjuna Linglung"_Tengah Malam puisina,, bagaimana kabarmu, semoga selalu baik. Malam ini tempat kami sedang hujan, meski tidak deras,, namun memberi dingin kala duduk sendiri diteras. Berikut ini adalah puisi tentang kerinduan,, pembaca puisina pernah merasakan juga tentunya, nikmati saja. Percaya,,, yang ada disana juga merasakan hal yang sama. Biar kangen dan kenangan tak cuma jadi angan, tak ada salahnya bila dituliskan. okeh!? selamat membaca..


Yang kudengar hanya rintik hujan
jatuh bersemangat diatas atap

kekasih,,,
isyarahkan padaku, mengapa kau harus diam
katakan padaku, mengapa kau hanya menunduk lesu
padahal disini aku sangat merindukanmu,
seperti hujan beserta harap bias pelangi kemudian.

dengan adanya canda tawaan,
kupikir hari ini aku bisa lari dari lara hati
tetapi kemelut nadi kian merajam,
merutuk nalarku seperti palu godam
tak apa,
semoga kebersediaan ini tak berujung hujam apalagi dendam

perlahan sedikit kucermati jalan kisah ini
dan nyatanya,
tak ada yang bisa melakukannya, sama sepertimu
mengatakan hal hal sederhana menjadi bermakna
seperti saat kuingat, pertama kali saling membalas senyuman
sangat berarti walau tak membuat kesan
karena toh, rasa sederhana lebih mulia dari kiasan keterpaksaan
sehingga merinduimu lebih nikmat dari candu
membekas ikhlas dibenakku

kekasih,, perlu kau tahu,
seharian ini yang kulakukan hanya tidur-tiduran
mengulas senyum mu lewat beberapa pesan


Terima kasih juga kepada +Wayan Katel +Zahra Choiriyati +Cyntia Rena Adelia Veronica +lenny poespitasari +Xin Lin +Ayu Azzahara Bella atas kesediaan ngobrol dan celotehnya,, sehingga memberi inspirasi untuk rindu gila ini.