Saturday, April 19, 2014

Puisi Renungan : Tetaplah Bersinar, Berlian Edan "Edisi Arjuna Linglung"

AGUS GANTENGSTERS Puisi Renungan : Tetaplah Bersinar, Berlian Edan "Edisi Arjuna Linglung"

Puisi Renungan : Tetaplah Bersinar, Berlian Edan_Banyak sudah kiranya masa yang telah kita lalui,, dari usia kanak-kanak yang demikian manj...

Baca Selengkapnya
Puisi Renungan : Tetaplah Bersinar, Berlian Edan_Banyak sudah kiranya masa yang telah kita lalui,, dari usia kanak-kanak yang demikian manja,, remaja yang begitu angkuh mengecup dunia,, berlanjut dewasa dengan belajar bijaksana,, sampai kemudian tua dan kemudian meregang nyawa. Puisi berikut ini mungkin bisa jadi sedikit renungan untuk pembaca juga saya.. biar baitnya sedikit kaku,, namun, bacalah: __

Ingat, saat muda kau bersinar bagai mentari
Tetaplah bersinar, berlian edan!
kini, ada yang aneh dimatamu seperti lobang hitam angkasa
Tetaplah bersinar, berlian edan!

Kau terjebak di antara masa kanak-kanak dan ketenaran
Di tengah angin membaja ,
kau jadi pusat perhatian juga cemoohan
Orang aneh menjadi legenda, serta martir
Tapi tetaplah bersinar/

Terlalu cepat kau singkap rahasia, lalu sesumbar kepada bulan
Kau takut bayangan di gelap malam, juga takut disorot lampu
Tetaplah bersinar, berlian edan!
kau habiskan ketenaranmu dengan jitu tapi ngawur
kau ikuti hembusan angin membaja
Dan kau pun jadi inspirator, juga visioner
menjadi pelukis,
tukang ngoceh,
dan juga tahanan
Tapi teteplah bersinar!

Kini tak ada yang tahu dimana kau, sedekat apa sejauh mana
kumpulkan terus lembar demi lembar,
pasti aku nanti kan bergabung, dalam kabung

dan kita pun bermimpi
akan gelimang kejayaan masa lalu
sampai kembali berlayar bersama angin membaja
Kau akan kembali seperti bocah. Pemenang yang juga Kalah
Kau jadi penimba kebenaran dan juga ilusi
Tapi ingat, Tetaplah Bersinar


terima kasih untuk sahabat-sahabat puisina +ABU NAWAS +sofian pauran +Ichin Moet +Rochmatul Maulida +Cindia Irani +Putro nugroho +Thalia Ivanka Elizabeth atas kesedian serta kerja samanya.. Semoga sedikit tulisan kita tetap memberi manfaat barang sebiji sawi.


Advertisement

Setiap puisi menjadi tanggung jawab penulis , jika ada masalah silahkan laporkan ke Contact Admin . Terimkasih
KOMENTAR 1
Comments
0 Comments
Komentar

0 komentar:

Post a Comment

Cara Kirim Komentar Via Hp :
1. Pilih Profile sebagai Name/Url
2. Isi Kolom Nama dengan namamu
3. Isi Kolom Url dengan Http://puisina.blogspot.com atau kosongkan saja
4. Isi Kalimat yang mau di kirimkan
5. Publish

Breaking News
Loading...
Kirim Puisi
Press Esc to close
Copyright © 2013 Puisina All Right Reserved