Puisi muhasabah, Bukan Sepatu Kaca "Edisi Bidadari Linglung"

Puisi muhasabah, Bukan Sepatu Kaca "Edisi Bidadari Linglung" Label: Bidadari Linglung, Rochmatul Hidayah, Srikandi Galau, Srikandi Linglung

Puisi bidadari muhasabah diri. Dunia yang hanya sementara, nikmati sebaik-baiknya dan jangan lupa menabung bekal untuk kehidupan berikutny...

Puisi bidadari muhasabah diri. Dunia yang hanya sementara, nikmati
sebaik-baiknya dan jangan lupa menabung bekal untuk kehidupan
berikutnya. Semoga puisi berikut dapat menggugah jiwa para bidadari
untuk lebih cermat menata agenda hidup. Selamat membaca.

Puisi muhasabah, Bukan Sepatu Kaca "Edisi Bidadari Linglung"

Bidadari lugu
Duduk termangu
Memandangi sepatu
Bertali biru
Kenangan sewaktu kecil dulu

Sudahlah...
Itu bukan sepatu kaca
Hanya sepatu bertali
Yang tak mugkin kaubawa mati
Dengan segala kengan yang terpatri
Dilubuk hati dan sanubari

Oh bidadari...
Sedari tadi kau hanya melamun
Menghabiskan waktu tanpa untung
Padahal sedetik adalah umur
Jangan kau biarkan ia kabur

Bidadari...
Detik ini juga
Agendakan sisa usia
Dengan segala yang bermakna
Agar tak tergilas masa
Yang terus merajut senja
Hingga tanpa terasa
Pada waktunya kau harus tiada

Oleh: Rochmatul Hidayah