Pohon rindang itu
Ingatkan aku
Tentang bayangmu

Seketika badanku kaku
Kepala pening
Karna bayangmu tak lagi di sisiku

Semilir angin meniup wajahku
Memaksaku untuk tersenyum
Tapi aku tetap bertahan
Air mata pun jatuh

Jiwaku tak serindang pohon itu
Hatiku telah layu
Mati rasa karna dirimu