Puisi cinta, Akhir Suatu Penantian "Edisi Bidadari Linglung"

Puisi motivasi cinta. Menanti atau menunggu adalah hal yang sangat
membosankan. Karenanya jangan pernah membuat orang lain menunggu,
apalagi disertai janji semu. Akhirnya Bidadari Linglung memutuskan
untuk mengakhiri penantiannya, lantas apa yang akan ia lakukan
kemudian?!! Membaca puisi berikut akan menjawab rasa penasaran anda.
Selamat membaca.

Puisi cinta, Akhir Suatu Penantian "Edisi Bidadari Linglung"

Penantian tak berujung bahagia
Hanya harapan semu belaka
Tak kusangka kau begitu tega
Membiarkanku berkalang asa
Di tengah kesendirian dan putus asa

Jika suatu saat kau kembali seraya bermuram durja
Menagih akan janji setia
Maka lupakan saja
Sudah teramat sakit yang kurasa
Di tiap detik penantian yang tiada guna

Ku manusia biasa
Dicipta tuk mencinta dan dicinta
Berharap tuk bahagia
Berharap wujud dan rasa
Bukan hanya pantulan bayang yang terbang melayang
Tanpa bisa ku pegang

Pergilah satu Arjuna
Kan ku sambut beribu Arjuna
Yang lebih bisa mencinta
Yang lebih bisa setia
Yang lebih bisa hargai aku apa adanya

Aku memang bukan apa
Tapi aku adalah aku
Yang memandang masa depan
Melangkah menenteng zaman
Menjemput seutas harapan
Dibawah buaian raja siang
Dengan untai senyuman

Oleh: Rochmatul Hidayah