Friday, April 11, 2014

Puisi Bersambung : Kidung Senja IV

keiko kurosaki Puisi Bersambung : Kidung Senja IV

lagi, kepada jingga yang malu-malu mencuatkan ronanya padaku. entah.. entah.. entah.. debar di dada terasa resah. oh, aku membayangkanm...

Baca Selengkapnya

lagi, kepada jingga yang malu-malu mencuatkan ronanya padaku.

entah..
entah..
entah..

debar di dada terasa resah.
oh, aku membayangkanmu.
aku mengkhayalkanmu.
memelukku.
mencumbuku.
merengkuh tubuhku.

duhai..penipu..
duhai..pencuri..
jerat aku.
jerat dalam sikap liarmu.
dalam dekap tegas rahang pipimu.
dalam tegap teguh berdirimu.
dalam lantang suaramu.
dalam tajam sorotan mata itu.

cabik saja,
cabik semua.
hatiku.
jantungku.
detak dalam nadiku.

oh, lagi aku terbuai.
suara serak.
menggema mencandu bagai arak.
menelusup kebalik tengkorak.
tidak..pertahananku koyak.

kepada senja..
kepada senja yang kali ini datang malu-malu.
sumpah Tuhan,
runtuh sudah angkuhku.



Advertisement

Setiap puisi menjadi tanggung jawab penulis , jika ada masalah silahkan laporkan ke Contact Admin . Terimkasih
KOMENTAR 1
Comments
0 Comments
Komentar

0 komentar:

Post a Comment

Cara Kirim Komentar Via Hp :
1. Pilih Profile sebagai Name/Url
2. Isi Kolom Nama dengan namamu
3. Isi Kolom Url dengan Http://puisina.blogspot.com atau kosongkan saja
4. Isi Kalimat yang mau di kirimkan
5. Publish

Breaking News
Loading...
Kirim Puisi
Press Esc to close
Copyright © 2013 Puisina All Right Reserved