Sunday, March 30, 2014

puisi kemanusiaan : JANGAN LAGI TADAHKAN TANGANMU.

keiko kurosaki puisi kemanusiaan : JANGAN LAGI TADAHKAN TANGANMU.

 gak sengaja tadi baca berita di koran online soal seorang nenek yang ngemis buat ngasih makan anakn...

Baca Selengkapnya
 gak sengaja tadi baca berita di koran online soal seorang nenek yang ngemis buat ngasih makan anaknya yang cacat mental dan cucunya yg sakit ISPA .





jangan lagi tadahkan tanganmu, bu.
jangan..
jangan..
jangan..
hinalah saya bu.
hina saya.
hina!!!

tiada manusia yang lebih buruk dari pada kami.
tiada yang lebih kurang ajar.
kami biarkan kau menadahkan tanganmu.
sedangkan kami..
kami..
kami..
yang kuat..
yang sehat..
masih jua mengeluh.

jika bisa,
jika bisa,
jika bisa,
ku ikhlaskan sujudku kepada para penguasa di istana.
yang bercakap soal kerjasama.
yang menghitung duit laba.
untuk menatapmu, bu.

boleh aku menyerapahi?
UDD kepar*t buat apa di sah-i.
jika rakyat kerap jadi korban keganasan negeri ini.

andai mereka itu merunduk.
andai mereka itu bagai banteng penyeruduk.
mungkin kita tak begini kan,bu.

jangan lagi bu, jangan tadahi tanganmu.
terlalu mulia, jangan sandingkan dengan tangan kotor pejabat kita.
lempari saja,
lempari saja mobil-mobil dengan plat merah yang berlalu lalang dengan pekikan serinenya itu bu,
itu duit mu.
duitmu yang kami ikhlaskan buatmu.
suruh mereka turun bu,
tarik kalau bisa.
hingga tercecah tanah wajahnya.
mampus dia.


Advertisement

Setiap puisi menjadi tanggung jawab penulis , jika ada masalah silahkan laporkan ke Contact Admin . Terimkasih
KOMENTAR 2
Comments
6 Comments
KOMENTAR 2

6 komentar:

  1. Bentar bos perlu di klarifikasi ki , konon hasil pengemis sebulan bisa mencapai 25 juta , benar ga sih

    ReplyDelete
  2. iya, tp yg ini gak pengemis kaya raya kok mas, yg dicirebon kalo bisa cek saja. biasanya tidur di emperan asrama haji cirebon



    http://news.detik.com/read/2014/03/30/185300/2541036/10/nenek-ini-mengemis-untuk-anaknya-yang-sakit-mental-dan-cucunya-di-cirebon

    ReplyDelete
  3. di sby juga banyak malah tidurnya di kuburan china

    ReplyDelete
  4. Ngeri bener nih pejabat..tanganx di atas bukan tuk memberi tapi tuk mengambil...

    ReplyDelete
  5. sudah tua itu,,, jangan diprovokasi terus,, bisa ambeyen hiks

    ReplyDelete
  6. Berantas pengemis berantas korupsi...
    Kalau nenek tua ya diopeni...
    makasih!!

    ReplyDelete

Cara Kirim Komentar Via Hp :
1. Pilih Profile sebagai Name/Url
2. Isi Kolom Nama dengan namamu
3. Isi Kolom Url dengan Http://puisina.blogspot.com atau kosongkan saja
4. Isi Kalimat yang mau di kirimkan
5. Publish

Breaking News
Loading...
Kirim Puisi
Press Esc to close
Copyright © 2013 Puisina All Right Reserved