Thursday, March 27, 2014

PUISI CINTA " JAGA JARAK AH.... "

ABU NAWAS PUISI CINTA " JAGA JARAK AH.... "

Puisi cinta satu ini berisi tentang tindakan seseorang dalam menyikapi sebuah hubungan asmara pasca bubaran , simpelnya begini , jarang seka...

Baca Selengkapnya
Puisi cinta satu ini berisi tentang tindakan seseorang dalam menyikapi sebuah hubungan asmara pasca bubaran , simpelnya begini , jarang sekali orang yang bisa bangkit dari rasa sakit hati akibat di kianati , dampaknya banyak orang yang susah mengendalikan diri saat menghadapi hubungan asmara selanjutnya . Menutup diri , bahkan ada yang sampek melampyaskan kemarahanya kepada orang lain yang tidak bersalah denganya , membabi buta memberi harapan kepada siapa saja untuk memuaskan . Hal ini jelas salah . Kehidupan ini terus berjalan apakah dia jadi milik kita atau bukan , kehidupan ini terus berjalan apakah kamu merasa di sakit dan dia bahagia . Mengutuk seseorang atau menyesali keadaan bukan pilihan yang tepat . Yang bagus itu segera bangkit dan mulai hidup baru dengan orang baru untuk perencanaan hidup yang baru . Simpan harapan-harapan bersama mantan , biarkan jadi sumber pengetahuan .

2 Minggu telah berlalu...
Masih jelas di benaku tanggal dan hari pernikahanmu
Belum ku hapus sms  terakhir darimu .
Masih jelas raut wajahmu, canda tawamu di otak dan pikiranku .

Aku nikmati kenangan yang tersisa
Aku ukir di saraf kepala sekalian biar abadi selamanya .
2 minggu berjalan , tanpa ada tujuan dan tanpa ada perencanaan
Masih teringat tetes air matamu , ucapan-ucapanmu dan jejak jejak pemikiranmu.

Kini lengkap sudah perjalanan kita
Dan jelas sudah jawabanya , kau miliknya dan bukan miliku
Apapun alasanya , toh kau menikah denganya bukan denganku
Bagaimanapun Tak mungkin aku akan berkata"akan ku tunggu jandamu ".

Sudahlah semua sudah berlalu...
Dua minggu cukup bagiku mengenangmu
Kini aku harus bangkit dan melanjutkan perjalanan tanpamu
Selamat tinggal selamat menempuh hidup baru.

Maafkan bila aku jaga jarak
Bukan aku marah atau muak
Cuma aku ga mau di tuduh mencintai istri orang
Juga ga mau di tuduh selingkuhan dengan mantan .

Ku hapus nomormu
Ku hapus sms kamu
Ku hapus potomu
Dan ku hapus kenangan yang ada kala itu .

Kini akupun sudah dapat yang baru
Walaupun lebih baik tapi tak mungkin ku sampaikan padamu
Doakan saja aku bisa menjalani denganya untuk sesuatu yang baru .
Jika kau bukan untuku maka iklaskan dan doakan biarkan dia jadi jodohku .


Advertisement

Setiap puisi menjadi tanggung jawab penulis , jika ada masalah silahkan laporkan ke Contact Admin . Terimkasih
KOMENTAR 1
Comments
0 Comments
Komentar

0 komentar:

Post a Comment

Cara Kirim Komentar Via Hp :
1. Pilih Profile sebagai Name/Url
2. Isi Kolom Nama dengan namamu
3. Isi Kolom Url dengan Http://puisina.blogspot.com atau kosongkan saja
4. Isi Kalimat yang mau di kirimkan
5. Publish

Breaking News
Loading...
Kirim Puisi
Press Esc to close
Copyright © 2013 Puisina All Right Reserved