Puisi Cinta Biarkan Aku Menjadi Udara Pagi

Puisi Cinta Biarkan Aku Menjadi Udara Pagi Label: Puisi Cinta, puisi kasih sayang, Puisi Kekasih, Puisi Kenangan, PUTRO UTOMO

Rindu ini kembali menghampiri,saat aku sendiri.Wajahmu menghiasi atap dan namamu terukir dalam dinding kamar.Aku tak tahu bagaimana bisa r...

Rindu ini kembali menghampiri,saat aku sendiri.Wajahmu menghiasi atap dan namamu terukir dalam dinding kamar.Aku tak tahu bagaimana bisa rasa ini ada,tapi bayangmu semakin jelas dalam mataku.Mungkinkah engkau hadir di setiap malamku ?

Untuk kesekian kalinya 
Aku masih mengingatmu
Entah kenapa bibir ini terus bergumam
Tak pernah berhenti mengeja namamu

Suasana kamar menjadi sunyi
Gelap hingga bayang-bayang pun menjauh
Hanya senyummu yang menerangi
Seluruh ruang di hatiku

Biarkanlah aku memejamkan mata
Datanglah engkau dalam mimpi
Obatilah luka rindu ini
Hingga aku terlelap bersamamu

Ketika engkau bangun dari tidurmu
Mungkin aku telah menjadi udara pagi
Yang kau hirup pertama kali
Karena waktu tak mengizinkanku
Untuk bertemu denganmu esok hari

Dan ketika engkau membuka mata
Mungkin akan kuucapkan semua
Perasaan cintaku padamu
Karena begitu tipisnya kesabaranku

Dan pada saat kau tersipu
Mungkin engaku telah menyadari
Pesonamu telah mengikat hatiku
Walaupun engkau ragu untuk berkata
Tapi yakinlah engkau tercipta karena aku ada

Puisi cinta ini kupersembahkan untuk kekasih gelapku yang selama ini jauh dariku.Semoga akan ada kesempatan untuk saling bertemu u.ntuk memadu kasih dalam ikatan suci.Biarkan semuanya berlalu  menjadi sebuah kenangan manis anatara engkau dan aku