Bisnis Investasi

Saat hati merasa sepi

Aku ini binatang jalang  dari kumpulannya terbuang  Gaung suara ini  seolah membelah langit,  membelah bumi.
 saat hati merasa gundah
kau berikan sandaran untukku
menenangkan hati dan
sejenak melepas rindu
yang melanda ditengah
terangnya bulan dan banyaknya bintang
Seekor kuda paling binal,
berbulu putih dan berambut kuduk tergerai,
berlari di pusat kota,
Jakarta!
Tidak peduli pada yang ada,
sekelilingnya,
juga tidak pada manusia.

Saat hati merasa sepi
kau datang menemani
kau hangatkan hati dengan kasih sayangmu


Terima kasih…
karna kau telah hadir untukku,
ku harap ini akan selamanya
Terima kasih…
karna kau telah ada dalam hidupku
ku harap ini akan abadi,
ku harap kau rasa apa yang ku rasa

Aku tak inginkan apapun darimu
tapi hanya satu yang aku mau darimu
SELALU dan SELALU lah kau buatku tersenyum
dan jangan pernah
kau lukis tangis dihati…karenamuu..

puisi ini buat seseorang yang ada di hatiku saat ini

Puisi Untuk Bapak Sakit | Puisi Twitter Lucu Tapi Bingung | Surat-surat cinta padamu | Puisi Tentang Matahari Dan Gelombang | Puisi Untuk Ibu Tercinta | Puisi Cinta dan Cita Terdampar | PUISI RENUNGAN KISAH SEMUT DAN BATU | PUISI BERSERAKAN | PUISI MEMBACA BAHASA SUNYI | Puisi Cinta Untuk Negeriku Indonesia | Puisi iPhone 5 Punya Saya | 3 Puisi Cinta Rindu Sedih | Mengapa Hanya Kau Beri Luka! Bacalah, | Layu Setangkai Mawar Cidera | 3 Puisi Perpisahan Romantis | Privacy Policy for www.puisina.blogspot.com | Bagai gema-gema panjang yang berhimpun | Betapapun juga: ia itu abadi | Masa yang penuh gairah | SURAT - SURAT CINTA By; Isbedy Stiawan ZS | Nenek tua tersandung ke dalam kematian | Bagai kabut mengambang | Kabut-kabut hari menimpa senja. | aku mau hidup seribu tahun lagi! | aku ini binatang jalang

Dia meringkik alangkah dahsyatnya,
menapak dan menyepak alangkah merdekanya.
Dunia ini,
seolah cuma menjadi miliknya!
Dan sekaligus seolah dia bicara:
kalau sampai waktuku
kumau tak seorang kan merayu
tidak juga kau
tak perlu sedu sedan itu
Aku ini binatang jalang
dari kumpulannya terbuang
Gaung suara ini
seolah membelah langit,
membelah bumi. “
Advertisement